Jangan remehkan kekuatan doa. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman menceritakan tentang sifat hamba yang dicintai-Nya :

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada Kami isteri-isteri Kami dan keturunan Kami sebagai penyenang hati (Kami), dan Jadikanlah Kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.(QS. Al Furqon : 74)

Di antara karakter Ibadurrahman adalah senantiasa memohon dan meminta kepada Allah agar menjadikan dirinya dan anak keturunannya sebagai pemimpin atau pelopor dalam kebaikan yang diikuti dan menjadi teladan bagi kaum muslimin yang lain.

Itulah bagian dari leadership. Sifat yang harus dimiliki oleh calon pemimpin. Selalu menjadi pelopor dalam kebaikan. Selalu bisa memberikan contoh yang baik bagi yang dipimpin. Menjadi yang terdepan dalam setiap kebaikan. Pemimpin adalah imam. Imam tempatnya selalu di depan. Demikianlah seharusnya pemimpin atau leader selalu menjadi yang terdepan. Bukan bos yang hanya bisa suruh sana suruh sini. Perintah sana perintah sini dari belakang, tak mau memberikan contoh apalagi menjadi pelopor.

Termasuk sifat pemimpin yang harus kita tanamkan dalam diri generasi kita adalah memperhatikan anggota dan rakyatnya. Sebagaimana motifasi yang bisa kita petik dari sabda Rosululah Shollallahu ‘alaihi wa sallam :

إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ لِلنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ فَإِنَّ فِى النَّاسِ الضَّعِيفَ وَالسَّقِيمَ ، وَذَا الْحَاجَةِ

“Apabila salah seorang dari kalian sholat bersama manusia (menjadi imam dalam sholat jamaah), hendaknya meringankan (sholat dan bacaannya). Karena bisa jadi di antara jamaah ada yang lemah, sakit, atau memiliki hajat atau kebutuhan (setelah sholat)”. (HR. Muslim)

Subhanallah. Lihat, cermati dan renungkan sabda beliau yang sangat menyayangi umatnya. Pesan yang tersurat bagi para pemimpin sholat maupun pemimpin yang lainnya untuk memperhatikan rakyatnya. Jangan menjadi pemimpin yang jahat, tak punya kasih sayang yang selalu menyusahkan rakyatnya. Ingat setiap amanah akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah.

Banyak berdoa, jadilah selalu terdepan dalam kebaikan, memimpin dan menjadi contoh bagi umat, sayangi dan berikan perhatianmu kepada mereka. Jadilah pelopor yang menyayangi. Pelopor kebaikan yang senantiasa menyayangi bawahan. Allahumma Baarik lana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here