Oleh: Ust. Mukhlis HI

Shahabat oase yang budiman, dunia dan seluruh isinya adalah makhluq ciptaan Allah yang pasti tunduk dan patuh dengan ketentuan yang ditaqdirkanNya. Mereka tunduk dengan ketentuanNya baik dengan suka rela maupun terpaksa. Demikian juga manusia, makhluq yang Allah ciptakan sebagai kholifah di muka bumi ini.

Semakin kuat keimanan seseorang semakin mudah menerima ketentuan Allah yang ditetapkan kepadanya, ini adalah bagian dari kesempurnaan iman. Dan ini adalah rukun iman yang keenam yang wajib diimani oleh setiap muslim.

Keseimbangan alam semesta akan tercipta ketika manusia dan seluruh makhluq di muka bumi ini tunduk dan patuh dengan ketentuan Sang pencipta, maka demikian pula sebaliknya. Dengan demikian Allah akan memberikan keridhoanNya kepada siapa saja yang tunduk dan patuh dengan perintahNya dan Allah akan murka dengan orang yang menyelisihinya.

Walaupun demikian, manusia yang lemah ini tidak semuanya beribadah kepada pencintanya. Layaknya sebuah penyakit yang menyerang fisik manusia, sombong yang merupakan penyakit hati tentu akan memberikan banyak gangguan pada penderitanya.

Shahabat oase yang budiman, sombong merupakan pintu dari pintu-pintu murka Allah. Pintu ini sangatlah berbahaya karena akan membawa kehancuran dunia dan akhirat. Sedangkan meninggalkan dan menjauhinya akan membawa kedekatan diri kepada Allah serta membuahkan barakah dalam urusannya.

Ada beberapa alasan yang menjadikan sombong menjadi pintu murka Allah, diantaranya adalah sebagai berikut:

Pertama, Allah akan memasukkan orang yang sombong ke dalam Neraka. Orang yang memiliki sifat ini akan dibenci oleh Allah Subhanahuwata’ala. Maka jadilah mereka pengikut iblis yang senang berbuat sekehendak hati dan tidak akan pernah taat terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya. Maka tiada lain tempatnya kecuali di Neraka. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya:

”Para penghuni neraka adalah orang-orang yang keras kepala, kasar lagi sombong.”              (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits yang lain yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim)

Al Imam An Nawawi rahimahullah berkata, “Hadist ini berisi larangan dari sifat sombong yaitu menyombongkan diri kepada manusia, merendahkan mereka, serta menolak kebenaran”

Kedua, Sombong menghancurkan amal shaleh. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Adapun amal-amal yang membinasakan adalah berprilaku kikir, mengikuti hawa nafsu dan membanggakan diri.” (HR. Thabrani)

Mereka yang memiliki sifat sombong, tidak akan pernah memiliki sifat ikhlas yang merupakan dasar daripada setiap perbuatan maupun ibadah yang kita kerjakan. Oleh karena kesombongan itu dapat membinasakan amal ibadah, artinya sia-sialah semua perbuatan yang ia lakukan.

Allah subhanahuwata’ala murka kepada siapa saja yang menyembah kepada-Nya, tapi tidak didasari dengan rasa ikhlas yang hanya ingin mencari ridhaNya semata. Karena pada dasarnya, seseorang yang bersifat sombong berarti ia tidak pernah benar-benar ingin meminta pertolongan terhadap Allah, tidak pula memiliki niat sungguh-sungguh dalam beribadah.

Ketiga, sombong menjadi pemicu kesyirikan. Syirik adalah dosa yang tidak akan terampuni oleh Allah subhanahuwata’ala apabila dia meninggal dunia dan belum meminta ampun kepada Allah karena orang yang syirik berarti tidak mengakui ke-Esa-anNya.

Orang yang memiliki sifat sombong, seringkali menyalahkan takdir atas kejelekkan atau ketidakberuntungan yang mereka dapati. Sementara ketika mereka mendapat berkah, mereka tidak akan pernah bersyukur kepada Allah. Dapat dikatakan bahwa mereka yang memiliki sifat sombong, berarti mereka telah jauh dari Allah.

Iman seseorang akan bertambah dengan amal sholih dan akan berkurang dengan kemaksiatan yang ia kerjakan, orang yang sombong dalam kemaksiatan kepada Allah, dengan demikian orang yang sombong akan mendapatkan murkaNya.

Keempat, Sombong dibenci Allah dan RasulullahNya, Allah subhanahuwata’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman: 18)

Tiadak ada yang paling menyakitkan kecuali dibenci oleh Allah subhanahuwata’ala dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.  sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:

“Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan duduknya paling dekat kepadaku pada hari kiamat adalah orang yang akhlaknya terbaik di antara kalian. Sedangkan orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku pada hari kiamat adalah orang-orang yang banyak bicara, suka ngobrol dan bermulut besar (sombong).” (HR. Tirmidzi)

Kelima, Allah akan mengunci hati orang yang sombong. Sebagaimana firman Allah firmankan dalam: “Demikian Allah menunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang” (QS. Al Mukmin: 35)

Petunjuk siapa lagi yang akan bisa menerangi jalan hidup seseorang apabila Allah sudah mengunci hati orang yang sombong, dia akan menemui akhir kehidupan yang buruk. Maka tidak ada lagi pilihan kecuali kita harus tunduk dan patuh dengan petunjuk yang Allah gariskan untuk kita semua.

Shahabat oase yang budiman, dari uraian di atas jelas untuk kita semua bahwa sombong sangat berbahaya dan harus kita hindari, jangan sampai kita masuk dalam golongan orang-orang yang sombong, agar kasih sayang Allah diturunkan kepada kita semua. Semoga Allah membimbing kita menuju jalan yang diridhoiNya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here