TANAH YANG SUBUR PERUMPAMAAN PRIBADI YANG LUHUR

TANAH YANG SUBUR PERUMPAMAAN PRIBADI YANG LUHUR

Oleh : Abu Nahlin Assajuri

Ada pribadi luhur yang memiliki sifat keutamaan karena ilmunya, amalnya, maupun dakwahnya. Nabi Muhammad mengumpamakan mereka laksana tanah yang subur. Beliau bersabda : “Perumpamaan petunjuk dan ilmu pengetahuan yang oleh karena itu Allah mengutus aku untuk menyampaikan, seperti hujan lebat jatuh ke bumi. Bumi itu ada yang subur, menyerap air menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rumput”

Lalu, nabi pun menyebutkan ciri-ciri tersebut : Begitulah perumpamaan orang yang belajar agama, yang mau memanfaatkan sesuatu yang oleh karena itu Allah mengutus aku untuk menyampaikan,dipelajarinya dan diajarkan”

Inilah perumpamaan pribadi yang sangat sempurna dalam menunaikan amanah ilmu. Ia ibarat tanah yang subur. Saat turun air hujan, dia mampu menyerapnya sehingga air itu menjadi nutrisi yang membuat dirinya menjadi lebih “hidup”. Lalu dari tanah itu tumbuhlah tanaman-tanaman yang menghasilkan daun, buah ataupun biji-bijian yang bermanfaat bagi makhluk hidup lain seperti manusia dan hewan.

Begitulah pribadi yang luhur, saat jalan hidayah sampai kepadanya ia menyambut dengan suka cita. Ketika datang ilmu menghampiri dirinya dia serap dengan begitu antusiasnya. Maka dengan ilmu maupun hidayah itu ia menjadi hidup setelah matinya atau lebih sehat dari keadaan semula. Ia juga seperti orang yang bisa melihat setelah tadinya buta. Ilmu dan hidayah yang ia serap itu tak hanya membuatnya menjadi hidup dan mengetahui jalan yang benar. Namun juga membuahkan hasil yang bisa dipetik oleh orang lain. Buah berupa amal dan akhlak yang baik juga berupa pengajaran dan bimbingan yang denganya umat terbimbing ke dalam jalan yang benar.

Sebagimana tanah subur menjaga amanah hujan agar  sesuai dengan faedah diturunkanya. Maka pribadi luhur yang memilik karakter ini juga mampu menjaga amanah ilmu dari awal hingga akhirnya, karena ia sadar bahwa ilmu adalah amanah,dan kelak ia akan dimintai pertanggung jawaban, kelak kedua kaki anak adam beranjak pada hari kiamat.

Hendaknya orang bersungguh sungguh untuk mencari ilmu, berusaha keras untuk mengamalkan dan bermujahadah untuk mengerjakan kepada yang lain. Inilah tipe kepribadian luhur laksana tanah yang subur. Orang yang mendapatkan derajat luhur sebagai orang yang berilmu seperti yang Allah firmankan yang artinya :

“Niscaya Allah akan meninggikan derajat orang orang yang beriman diantaramu dan orang orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”(Qs.Al-mujadalah:11)

Wallahu’alam bishowab.

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here